STUDI ALTERASI, MINERALISASI, DAN GEOKIMIA UNTUK PROSPEKSI EMAS DI DAERAH TIGA DESA, BENGKAYANG, KALIMANTAN BARAT

Daerah penelitian terdiri dari satuan granodiorit terubah dengan intensitas ubahan sedang sampai kuat. Dari hasil pengamatan megaskopis, petrografi, dan uji Analysis Spectral Device (ASD), zona alterasi di daerah penelitian terdiri dari Zona Serisit-Kuarsa, Zona Epidot-Klorit-Kalsit, dan Zona Illit-Kaolinit. Analisis mineragrafi menghasilkan paragenesis mineral bijih yang dimulai dengan pembentukan pirit bersamaan dengan arsenopirit, kemudian diikuti oleh galena, sfalerit, kalkopirit, yang menunjukkan tekstur pengisian ruang di antara mineral yang terbentuk sebelumnya. Tetrahedrit, kovelit, kalkosit, dan malakit, hadir dalam jumlah yang relatif sedikit, terbentuk sebagai penggantian dari kalkopirit. Dari analisis geokimia, asosiasi unsur di daerah penelitian, yaitu Au, (Sb), (Pb), Cu, (Ag), As.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s